Iduladha yang diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah, merupakan momentum semangat berkorban dalam hidup untuk melakukan kebaikan.
Selain itu, Iduladha dan hakikat kurban itu mencerminkan hubungan kepada Allah SWT dan hubungan sesama manusia.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (28/6).
“Tentunya kita sebagai umat Islam disunnahkan untuk berkurban. Tetapi yang tidak kalah pentingnya, kita berkorban untuk kepentingan nusa dan bangsa. Yaitu, memberikan tenaga dan pikiran kita yang bersifat positif kepada bangsa dan negara. Sehingga bangsa ini menjadi bangsa yang makmur,” ungkap Herman.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, kemajuan dan kemakmuran bangsa diharapkan bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“Untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kita cintai bersama, mari berkolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Berkolaborasi satu pemikiran, satu keinginan untuk membuat Bangka Belitung ini menjadi lebih baik daripada hari ini,” tukasnya.
Iduladha biasanya dirayakan setiap tanggal 10 Zulhijah dalam kalender hijriah.
Pada hari raya tersebut, umat Islam yang mampu disunahkan untuk menyembelih hewan kurban.
Hal tersebut berkaitan dengan kisah hidup Nabi Ibrahim a.s yang diberi ujian oleh Allah Swt untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail a.s.






