Sekda Babel : Infrastruktur Jalan merupakan Urat Nadi Perekonomian

PANGKALAN BARU – Peningkatan infrastruktur jalan menjadi sangat penting dalam menjaga asa urat nadi perekonomian. Hal ini tidak lepas dari perannya dalam mendukung pergerakan manusia dan berpengaruh pada kegiatan distribusi dan logistik. Di titik ini, ketersediaan infrastruktur bernilai penting karena berkorelasi dengan waktu tempuh dan ongkos distribusi yang menentukan kemajuan suatu daerah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Prov. Kep. Babel) Naziarto pada acara Seminar Daerah ‘Infrastruktur Jalan Bangka Belitung yang Andal, Mandiri, dan Berkelanjutan’ di Hotel Soll Marina Bangka, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (7/12/22).

“Dengan semakin berkualitasnya infrastruktur jalan, menunjukan daerah itu maju atau tidak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengibaratkan pada negara maju dalam menata suatu wilayahnya, maka pada tahap awal yang dilakukan adalah pengembangan infrastruktur jalan. Itu bertujuan untuk membuka keterisolasian daerah sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Termasuk di Kep. Babel, salah satu isu strategis yang menjadi perhatian dan membutuhkan komitmen bersama adalah rencana pembangunan jalan trans Bangka dan trans Belitung, yang bertujuan dapat mempermudah akses pertumbuhan perekonomian, pariwisata, dan produksi hasil pertanian di daerah sekitarnya.

Sehingga dengan dilaksanakannya seminar yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Jalan Tahun 2022 ini, dirinya berharap infrastruktur jalan di Babel menghasilkan infrastruktur yang andal, tetap mandiri dan memperhatikan aspek keberlanjutan.

Andal artinya pelayanan jalan yang memenuhi standar pelayanan minimal. Mandiri maksudnya penggunaan material lokal demi menuju kemandirian dalam penyediaan infrastruktur, dan berkelanjutan yang berarti penyelenggaraan jalan yang dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan.

“Namun perlu dicatat, bahwa ketika infrastruktur jalan telah dihadirkan, itu bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun masyarakat juga harus ikut berperan dalam menjaga dan merawatnya,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.