Fadillah Sabri, Rektor Unmuh Nahkodai APTISI Babel: Fokus Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Perguruan Tinggi

Fadillah Sabri, Rektor Unmuh Nahkodai APTISI Babel: Fokus Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Perguruan Tinggi

PANGKALPINANG, DETAKBABEL.COM – Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel), Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM., resmi mengemban amanah sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2026–2031. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting lahirnya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat kolaborasi perguruan tinggi swasta dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta mendukung pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pelantikan tersebut digelar pada Sabtu pagi, 25 Juli 2026 di Kampus Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur Pangkalpinang, yang dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan dari 10 perguruan tinggi swasta di Bangka Belitung, dan dilantik langsung oleh Ketua Umum APTISI Pusat, Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I.

Terpilihnya Fadillah Sabri sebagai Ketua APTISI Babel menjadi kepercayaan besar bagi Unmuh Babel sekaligus seluruh perguruan tinggi swasta di Bangka Belitung. Di bawah kepemimpinannya, APTISI Babel diharapkan menjadi wadah yang mampu menyatukan visi, memperkuat sinergi, serta memperluas kolaborasi antarkampus dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

Menurut Fadillah Sabri, APTISI harus menjadi organisasi yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan perguruan tinggi swasta, bukan sekadar menjadi forum koordinasi.

“APTISI harus menjadi rumah besar bagi seluruh perguruan tinggi swasta di Bangka Belitung. Kolaborasi harus menjadi budaya agar setiap kampus dapat saling menguatkan, saling berbagi praktik baik, dan bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan APTISI Babel periode 2026–2031 akan memfokuskan program pada peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi, penguatan kapasitas dosen, hilirisasi riset, transformasi digital, internasionalisasi kampus, serta pengembangan kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dan industri.

Komitmen tersebut sejalan dengan kiprah Unmuh Babel yang terus menunjukkan prestasi di tingkat nasional, termasuk meraih berbagai penghargaan pada Rapat Kerja Perguruan Tinggi Swasta LLDIKTI Wilayah II. Berbagai capaian tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat posisi perguruan tinggi swasta Bangka Belitung agar semakin kompetitif dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Umum APTISI Pusat Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I. menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi antarkampus swasta di seluruh Indonesia. Menurutnya, APTISI harus menjadi organisasi yang mampu melahirkan inovasi, memperkuat jejaring, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan transformasi pendidikan tinggi nasional.

“Teman-teman APTISI harus bersatu dan memperkuat bargaining position. Upaya ini kita lakukan untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK). Saya mencontohkan 25 tahun yang lalu saya menjadi Ketua APTISI, APK di Jawa Barat paling tinggi, karena bupati dan gubernurnya memberikan dukungan kepada perguruan tinggi. Pak Fadillah dan teman-teman, tolong petakan kondisi 7 kabupaten di Babel, apa saja yang masih menjadi kekurangan kita. Lulusan perguruan tinggi di Babel harus mampu mencerminkan bahwa kita memiliki kontribusi yang kuat, sehingga pemerintah terdorong memberikan dukungan karena melihat kontribusi baik yang kita berikan,” ujar Prof. Budi Djatmiko.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Dr. Ir. Fadillah Sabri, S.T., M.Eng., IPM., APTISI Bangka Belitung diharapkan semakin berperan sebagai motor penggerak kemajuan perguruan tinggi swasta, mempererat sinergi lintas kampus, serta melahirkan berbagai inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Negeri Serumpun Sebalai. (ARB/Humas Unmuh Babel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *