Progam Penguatan dan Pendamping Lansia Sebagai Upaya Dalam Menciptakan Lansia Berdaya dan Sejahtera
Pangkalpinang 22,11,2022 Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, jumlah lansia usia 60 tahun ke atas di Indonesia mencapai angka 10,8 persen atau sekitar 29,3 juta orang. Angka ini akan terus meningkat hingga mencapai 19,9 persen pada tahun 2045.
– Menanggapi hal tersebut, Yayasan Bunda Salamah, Kitabisa dan Pemerintah kota Pangkalpinang gelar sosialisasi bertajuk Program Penguatan dan Pendamping Lansia pada Selasa (22/11).
Kolaborasi ini merupakan kali pertama yang dilakukan oleh Yayasan Bunda Salamah, Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Kitabisa. Sebagai platform galang dana dan donasi online terpercaya di Indonesia, Kitabisa memberikan dukungannya dengan menyalurkan sejumlah dana dari donatur untuk program ini.
Selain adanya sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat, dalam agenda ini juga diadakan pemberian paket sembako dan cek kesehatan gratis untuk lansia di Pangkalpinang.
Pangkalpinang, 22 November 2022. – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, jumlah lansia usia 60 tahun ke atas di Indonesia mencapai angka 10,8 persen atau sekitar 29,3 juta orang. Angka ini akan terus meningkat hingga mencapai 19,9 persen pada tahun 2045. Dengan kondisi ini Indonesia akan dihadapkan pada tantangan kondisi lansia sebagai kepala keluarga tunggal dan kemiskinan.
Menanggapi hal ini, Yayasan Bunda Salamah bekerjasama dengan platform penggalangan dana dan donasi Kitabisa menggelar sosialisasi dan penguatan lansia dalam program Penguatan dan Pendampingan Lansia. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Pangkalpinang, Khotaman Barka dan diisi oleh penyuluhan dari Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang dan Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Bangka Belitung kepada para lansia dan keluarga yang memiliki lansia.
*Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang Khotaman Barka* menyatakan dukungannya terhadap program kolaborasi ini. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekali saja, melainkan berkesinambungan dengan melibatkan lebih banyak pihak agar penguatan kepada lansia dan keluarga dengan lansia dapat berjalan maksimal.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bunda Salamah dan Kitabisa yang telah menginisiasi program ini. Sebagaimana kita tahu pemerintah mulai dari pusat hingga daerah sedang benar-benar mempersiapkan lonjakan angka lansia pada 2045 nanti. Penting bagi kita untuk dilakukan penguatan sejak sekarang agar keluarga dengan lansia dapat berdaya dan menghadirkan lansia tangguh dan sejahtera” ucap *Khotaman Barka*, Kepala Dinas Sosial Pangkalpinang.
*Ernawati, Ketua Yayasan Bunda Salamah* menjelaskan acara ini merupakan kolaborasi pertama antara Yayasan Bunda Salamah dan Kitabisa dengan jajaran pemerintahan Pangkalpinang. “Berangkat dari hasil riset tersebut, perlu rasanya kita semua berkolaborasi dalam menuntaskan penguatan lansia dan keluarga dengan lansia di Pangkalpinang. Makanya acara ini kami turut melibatkan Dinas Sosial, Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang dan Kanwil Kemenkumham Bangka Belitung. Semoga lansia dan keluarga lansia yang hadir hari ini dapat penguatan dalam menjalankan kehidupannya kedepan. Semoga lansia Pangkalpinang dapat terus berdaya dan tangguh”.
Kitabisa sebagai platform penggalangan dana dan donasi online terpercaya di Indonesia turut ambil bagian dalam program ini. Sebagai platform urun dana, banyak amanah orang baik yang dititipkan melalui Kitabisa untuk para lansia di Indonesia. Kitabisa juga akan selalu mendukung dan menyambut baik kolaborasi baik yang diinisiasi oleh Yayasan Bunda Salamah bersama Pemerintah Pangkalpinang. Semoga kita bisa membantu menguatkan para lansia hingga menjadi tangguh dan berdaya.
Selain melakukan edukasi dan penyuluhan, pada acara ini turut dilakukan pemberian paket sembako dan cek kesehatan gratis bagi lansia di Pangkalpinang.
Tentang Kitabisa
Kitabisa terus bertumbuh menjadi platform galang dana dan donasi online terbesar dan terpercaya di Indonesia. Kitabisa telah memfasilitasi jutaan orang baik untuk menyalurkan kebaikan kepada orang yang membutuhkan secara mudah, cepat, dan transparan. Dengan menggunakan teknologi dan terus berinovasi, Kitabisa percaya jutaan orang Indonesia bisa menghasilkan kebaikan dan dampak sosial dalam skala besar untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik.







