Permasalahan sektor pertanian di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terus menjadi sorotan. Sejumlah kerusakan pada proyek-proyek yang baru dibangun dinilai belum memberikan manfaat optimal bagi petani, bahkan justru menimbulkan kekhawatiran.
Sebelumnya, para petani mengeluhkan bibit padi yang gagal tumbuh, disusul dengan persoalan itu dinding irigasi di dekat Bendungan Mentukul yang baru dibangun tahun lalu juga dilaporkan jebol dan tidak ada tindakan selama 1 bulan. Kini, kerusakan parah kembali terjadi pada dinding tanggul Sungai Pumpung yang longsor sesaat ditinggalkan kegiatan normalisasi.
Pekerjaan normalisasi Sungai Pumpung yang diketahui sedang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) itu, ditanggapi serius hingga kritikan keras dari anggota DPRD Babel dari Dapil Bangka Selatan, Rina Tarol.
“Proyek ini dikerjakan tahun lalu, tapi belum lama digunakan sudah mengalami kerusakan. Saya menduga pengerjaannya asal jadi dan tidak sesuai dengan kebutuhan para petani di lapangan,” kata Rina saat dikonfirmasi, Senin (2/6).
Menurut Rina, proyek tersebut diduga terkesan hanya mengejar target fisik atau volume tanpa perencanaan yang matang dan tidak mempertimbangkan kualitas maupun manfaat jangka panjang bagi masyarakat.






